JUMAT, 05 FEBRUARI 2016
EDY WARGA PASAR BARU TEWAS DI TEMBAK PERAMPOK
![]() |
| korban tewas dengan peluru tembus dari bibir hingga leher Kamis 21.30 WIB |
MUARABULIAN – Terjadi perampokan yang menewaskan korban atas nama Edy (50) warga Rt 07 Kelurahan Pasar Baru kecamatan muara bulian. Informasi yang dihimpun www.batangharinews.com menyebutkan, perampok diperkirakan berjumlah 4 orang.
Kejadian ini bermula saat mati lampu sekitar pukul 21.30 Wib Kamis (4/2). Ketika mati lampu perampok memamfaatkan suasana gelap dan masuk kedalam toko milik Edy (korban). Korban yang sedang berada di dalam toko berniat untuk menutup toko, sedadngkan istri korban berada diluar toko.
Melihat para perampok lari, korban berniat menghajar perampok. Namun saat perampok sudah berada diluar toko, perampok menusukkan pisau ke bagian pinggang sebelah kiri korban. Saat itu korban terus melawan dan berusaha mencegah perampok agar tidak lari. Merasa takut ketahuan warga, salah seorang perampok menembak korban. Tembakan itu mengenai bagian atas bibir hingga tembus kegian belakang leher.
Setelah perampok melihat korban terjatuh setelah ditembak, empat orang perampok langsung melarikan diri dengan mengendarai dua sepeda motor. Informasi yang diterima menyebutkan, 4 orang perampok tersebut mengendarai dua sepeda motor jenis Yamaha Vixion warga merah dan Honda Revo warna biru. Warga sekitar yang mendengar suara tembakan langsung mengejar empat pelaku perampokan, namun warga tidak berhasil menangkap perampok. Korban yang sudah terjatuh didepan toko miliknya karena luka tusuk dan tembakan tersebut, langsung dilarikan warga ke RSUD Hamba muara bulian. Sesampianya di rumah sakit, nyawa korban tidak bisa diselamatkan lagi.
Kasat Reskrim AKP Ghulam Nabhi, saat dikonfirmasi di RSUD Hamba (4/2) membenarkan kejadian tersebut. Dikatakannya, pelaku diperkirakan berjumlah 4 orang dengan mengendarai dua sepeda motor jenis Yamaha Vixion warna merah dan Honda Revo warna biru.
"Iya benar telah terjadi perampokan, korban ditusuk dan ditembak. Informasi yang kami terima sementara belum ada barang atau uang yang berhasil dijarah perampok. Namun informasi ini belum pasti, soalnya saksi kunci kejadian tersebut adalah istri korban," kata Kasat Reskrim Polres Batanghari, AKP Ghulam Nabhi.
Kasat Reskrim menjelaskan, karena peristiwa sadis tersebut dilihat langsung oleh istri korban, akibatnya istri korban mengalami shock. Kejadian perampokan yang menewaskan suaminya dan dilihat langsung oleh istri korban. Maka pihak kepolisian belum bisa menanyakan bagaimana kronologis sebenarnya. Sebab istri korban belum bisa ditanya karena masih dalam keadaan shock berat. Setelah di cek ke TKP, darah bekas tusukan dan tembakan hanya ditemukan pada bagian luar toko. Kemungkinan besar exsekusi penembakan terjadi saat korban mengejar perampok hingga keluar toko. Saat ini tim buser sudah melakukan pengejaran kesegala penjuru," kata AKP Ghulam Nabhi.(din/hur)

Tidak ada komentar